Articles

Lifestyle (35)

Harry Styles Dilanda Kekhawatiran Jelang Debut Solo

 

Mustangfm.com, Jakarta - Personil One Direction, Harry Style, dikabarkan tengah dirudung kekhawatiran menjelang perilisan debut solonya.

Dia khawatir tentang pembeli album single-nya tersebut yang akan dirilis pada 7 April bulan depan.

“Harry ketakutan terkait tidak ada yang mau membeli lagunya. Memang, dia sangat hit jika bersama grup band, tapi untuk solo dia sangat ketakutan,” kata sumber terdekatnya dilansir dari Aceshowbiz, Selasa (28/3).

Sumber tersebut juga mengatakan, jika single pertamanya ini tidak berhasil terjual maka karir solonya dilaporkan akan berakhir. Namun demikian, CEO Columbia Records, Rob Stringer, berjanji dan yakin, fans tidak akan kecewa dengan lagunya.(ans)

Drake Geser Ed Sheeran di Album Billboard 200

 

Mustangfm.com, Jakarta – Drake sukses menggeser Ed Sheeran di tangga lagu Billboard 200. Sebelumnya Drake sukses menjual 505.000 kopi album barunya berjudul "More Life".

Dilansir reuters, Nielsen SoundScan menyebutkan, rapper Kanada itu naik ke nomor satu setelah mencatatkan penjualan albumnya di AS yang paling besar sejak rilis album "Views" pada 2016.

Nielsen mengungkapkan 257.000 unit didapatkan dari streaming, mengalahkan streaming album sebelumnya Drake 163.000 unit streaming untuk "Views."

Billboard 200 dihitung berdasarkan jumlah penjualan album, penjualan lagu (10 laga disetarakan dengan satu album) dan aktivitas streaming (1.500 stream setara dengan satu album).

Rilis terbaru Drake itu membuat album "Divide" milik Sheeran turun ke posisi kedua pada Billboard 200 dengan  118.000 unit album terjual.

Rapper Rick Ross berada pada posisi ketiga berkat album barunya "Rather You Than Me." Tetapi Sheeran masih menempati posisi pertama untuk lagu digital berkat Shape of You yang terjual 97.000 unit pada pekan kesebelas dalam tangga lagu Billboard 200.

WHO: Resiko Ganguan Pendengaran di Kalangan Remaja Meningkat

 

Mustangfm.com, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2015 memperkirakan milyaran anak muda di dunia berisiko menderita gangguan pendengaran akibat perilaku mendengarkan sesuatu secara tidak aman. Lebih dari 43 juta orang dengan rentan usia 12 - 35 tahun di negara berpenghasilan menengah hingga tinggi, hidup dengan gangguan pendengaran.

Hal ini terjadi akibat dua hal. Terpapar tingkat suara tidak aman akibat gangguan perangkat audio personal sekitar 50 persen, dan terpapar pada tingkat suara yang berpotensi merusak, seperti hingar bingar di klub malam, diskotik, atau bar sekitar 40 persen.

Data WHO menunjukkan  bahwa risiko munculnya gangguan pendengaran semakin meningkat seiring dengan meningkatnya paparan suara bising di tempat rekreasi, seperti klub-malam, diskotik, pub, bar, bioskop, konser musik, acara olahraga atau kelas fitness. Keadaan ini diperburuk dengan perkembangan teknologi, seperti alat audio yang digunakan dengan  volume berlebihan saat mendengarkan musik  dalam durasi  lama.

Hasil analisis National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) pada 1994 hingga 2006 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan pendengaran di kalangan  remaja usia 12-19 tahun di Amerika Serikat meningkat secara signifikan, dari 3,5% menjadi 5,3%.  Pada tahun 1988, tercatat 15 persen remaja di Amerika Serikat mengalami masalah pada pendengarannya.

Jumlah tersebut melonjak menjadi 19,5 persen pada tahun 2006. .Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring  meningkatnya jumlah masyarakat yang mendengarkan musik melalui perangkat headphone atau earphone. Peningkatan pengunaan headphone atau earphone terjadi sebesar 75% dari 1990 hingga 2005 di Amerika Serikat.

Komisi Eropa pada 2008 juga melaporkan bahwa populasi penggunaan perangkat audio personal semakin meningkat. Hal ini berkaitan erat dengan meningkatnya penjualan telepon pintar. Sebanyak 470 juta perangkat berhasil dijual di seluruh dunia pada tahun 2011. Jumlah ini merupakan indikator kuat bahwa terjadi peningkatan risiko gangguan pendengaran.

Sementara di  Indonesia jumlah pengguna aktif telepon pintar semakin meningkat. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif telepon pintar di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia adalah  negara dengan pengguna aktif telepon pintar ke-empat terbesar di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Tingginya angka pengguna telepon pintar di Indonesia perlu mendapat perhatian, karena erat kaitannya dengan risiko gangguan pendengaran.

"Gaya hidup dan lingkungan berkaitan dengan kesehatan telinga. Kekuatan desibel besar dan frekuensi berbeda serta kebiasaan yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan telinga. Menggunakan earphone dari mendengar musik atau dengan menelepon terlalu lama juga bisa menjadi pemicu," kata dr. H. Mohammad Subuh, MPPM, Direktur Jenderal P2P, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (20/03/2017).

 Menurutnya, perilaku mendengarkan tidak aman, seperti mendengar musik melalui earphone dengan volume berlebih dalam durasi panjang, dapat menyebabkan gangguan pendengaran akibat bising (GPAB). GPAB dapat bersifat sementara atau permanen. (red)

Rendang, Kuliner Primadona di Pesisir Australia

Mustangfm.com, Jakarta – Rendang di kancah internasional memang tak perlu diragukan. Masakan yang pernah memuncaki daftar makanan paling enak sedunia versi CNN ini ternyata menjadi salah satu makanan Indonesia yang paling disukai warga Gold Coast, Queensland, Australia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Surya Dharma (53), pemilik warung masakan Indonesia di Gold Coast bernama Lalah Bali. Pria asal Bali itu mengaku telah hampir dua tahun ini berjualan berbagai masakan asli Nusantara, di antaranya rendang, kari ayam, ayam sisir jeruk purut, tahu jawa dan sayur-mayur, nasi campur, dan nasi goreng."paling laris ya tentunya rendang. Selain itu, ayam sisir dan nasi goreng juga banyak dibeli," ujarnya saat berbincang dengan CNNIndonesia.com beberapa saat lalu, dalam acara Sanctuary Markets-Friday Nights di The Village Green, Currumbin Wildlife Sanctuary.

Harga makanan yang dijual Surya bervariasi, mulai AUS$7 sampai AUS$12 atau sekitar Rp70 ribu hingga Rp120 ribu. Harga tersebut termasuk cukup terjangkau bagi warga Australia. Karenanya, seringkali terlihat antrian di depan warung Surya.

Anton (15), putra Surya yang turut membantu berjualan, menuturkan bahwa antrian biasanya mengular saat ayahnya membuka booth di festival makanan internasional yang digelar di China Town, Southport. Jika sedang ramai dan cuaca mendukung, makanan yang dijual Surya bisa ludes hanya dalam tempo sekitar tiga jam saja.

Surya menjelaskan, selama ini dia mendapatkan bahan-bahan masakan dari Brisbane, ibu kota Queensland yang jaraknya sekitar satu jam dari Gold Coast. Di kota itu, menurutnya, bahan-bahan yang dijual di kebanyakan toko Asia lebih lengkap dibanding yang ada di Gold Coast. (nsa)

 

 

 

Tanjung Lesung Siapkan Akhir Tahun 2016 dengan 3A – Atraksi, Akses, Amenitas

Mustangfm.com, Jakarta – Tanjung Lesung sudah sibuk bersolek menyambut ribuan bahkan ratusan ribu pengunjung yang membanjiri destinasi itu selama libur Natal dan Tahun Baru 2016. Beragam acara menarik dipastikan siap menyapa setiap tamu yang datang berlibur ke salah satu kawasan yang sedang disulap menjadi ’10 Bali Baru’itu.

Dari paparan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)  Pandeglang itu, paket Natal dan akhirmktahun 2016 sudah mulai dipasarkan dengan baik. Beragam seni budaya Banten sebagai hiburan,  lengkap dengan kuliner khas Banten, mendapat  respons bagus dari wisatawan. “Tingkat okupansinya masih terus kita upselling. Untuk akhir tahun, villa sudah 90%. Untuk cottage masih di bawah villa.  Targetnya penuh,” tambah Widi.

Widi memang pantas pede. Maklum, Tanjung Lesung punya segalanya. Kawasan yang kerap disebut sebagai Paradise on The West Coast itu  memiliki banyak keunggulan, baik dari sisi nature atau alam maupun culture, atau kebudayaan. Punya laut yang jernih, bawah laut yang indah, antar pulau yang banyak, punya hutan Taman Nasional Ujung Kulon, sawah dan ladang serta gunung. “Tanjung  Lesung sekarang sedang bangkit setelah mati suri selama 24 tahun. Dengan fasilitas dasar yang tersedia, Tanjung Lesung jadi semakin hidup. Even Natal dan Tahun Baru ini juga sebagai test. Dengan atraksi yang ada, seberapa tertarik orang Jakarta dan wisman datang ke sana,” ungkap Widi.

Yang penasaran, silahkan mampir ke Tanjung Lesung. Dijamin, Anda tidak akan rugi. Beragam paket menarik sudah mulai dipasarkan. Di dalamnya sudah termasuk welcome drink, snack, fruit basket, breakfast, coffe and tea time, dinner, gala dinner, party, activity and water, sport voucher, entertainment dan souvenir.(suaramerdeka/nsa)

 

 

Karyawan Google Beberkan Hal yang Dibenci Tentang Perusahaan

Mustangfm.com, Jakarta - Bukan rahasia umum lagi bahwa banyak orang yang mendambakan bekerja di Google. Sebagai raksasa teknologi, Google memiliki ambisi dan berpengaruh besar terhadap kemajuan global.

Banyak juga yang menyangka, bekerja di Google bakal menyenangkan bak di surga. Apalagi melihat dari interior kantor yang penuh warna dan nyaman, hingga anggapan semua makanan di sana gratis untuk semua orang.

Sayangnya, bagi segelintir orang yang dulunya dan masih bekerja di Google, tak semuanya berjalan indah.

Dalam sebuah forum Quora, tak sedikit mereka yang curhat tentang bekerja di Google, baik suka maupun duka.

Seperti yang dibeberkan mantan senior account manager Joe Cannella. Ia curhat bahwa selama bekerja di Google, sehari-hari tak bisa lepas dari pembahasan seputar pekerjaan.

"Anda akan menghabiskan sebagian waktu untuk makan makanan Google dengan teman kerja, mengenakan pakaian Google, berbicara tentang akronim Google, mengirim email Google dari ponsel Google, dan akhirnya Anda akan kehilangan visi mengenai bagaimana rasanya mandiri tanpa Google," katanya.

Lalu seorang mantan teknisi peranti lunak bernama Vlad Patryshev juga berpendapat, orang-orang yang bekerja di sana susah untuk diajak diskusi.

"Sangat sulit untuk berdiskusi tentang masalah apapun kecuali dia adalah temanmu yang sering kau ajak mengobrol. Diskusi objektif sangat jarang, karena mereka sangat fokus dan tidak tertarik pada opini orang lain," ucapnya.

Kemudian seseorang yang tidak mencantumkan namanya alias anonim turut nimbrung dan mengatakan, "saya kenal orang yang telah bekerja lebih dari delapan tahun dan tidak pernah dipromosikan."

Pengakuan lain datang dari Jeff Nelson yang berperan di balik terciptanya Google Chrome.menurutnya, apapun yang orang-orang dengar tentang Google adalah omong kosong.(cnn indonesia / nsa)

 

 

 

Terminal Kapal Pesiar Bakal Dibangun di Bali

Mustangfm.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang menjalin kerja sama dengan Singapura di sejumlah sektor.

Negeri Singa itu sepakat untuk bekerja sama di bidang pariwisata, pembangunan gas alam cair (LNG), pembangunan kawasan informasi dan teknologi, serta pengelolaan sampah di laut menjadi energi listrik.

"Kami berharap, di akhir tahun depan, semua kerja sama sudah bisa terealisasi dengan baik,” kata Luhut dalam keterangan resminya, seperti yang dikutip dari Antara pada Minggu (11/12).

“Untuk sektor pariwisata, Singapura sepakat berinvestasi di Danau Toba, Borobudur dan Mandalika," lanjutnya.

Indonesia sendiri telah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang hingga 2019.

Pemerintah pun terus melakukan segala upaya untuk mewujudkan target tersebut, dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung.

Terminal cruise rencananya akan dibangun di Bali, Palembang, Medan, dan Semarang, untuk menjaring sebanyak 300 cruise per tahunnya.

Menurut Luhut, untuk rencana pembangunan kawasan informasi dan teknologi, pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.(cnn indonesia / nsa)

 

 

 

Sayur 'Buruk Rupa' Jadi Kampanye Anti Sampah Makanan

Mustangfm.com, Jakarta - Seorang pria di Amerika Serikat punya cara unik dalam mempromosikan kampanye anti sampah makanan. Dia mengunggah foto-foto sayur dan buah ‘buruk rupa’ dengan caption menggelitik, yang kini tengah viral di media sosial.

Melansir Independent, Jordan Figueiredo mengunggah foto-foto uniknya lewat akun Ugly Fruit & Veg, yang tersebar di Facebook, Twitter dan Instagram.

Beberapa foto yang menarik seperti tomat yang berbentuk seperti hidung manusia, wortel berkaki, serta radish yang terlihat seperti ular.

Tujuan Figueiredo adalah demi mengajak warga di Amerika Serikat dan dunia, untuk mengurangi sampah makanan yang kini tengah jadi masalah di AS. Setidaknya 9 juta kilogram makanan terbuang percuma di AS per tahun.

Setiap minggu, Figueiredo menghabiskan waktu hingga 30 jam untuk menyebarluaskan informasi tersebut, melalui kampanye ‘Ugly Fruit and Veg’.

“Di kepala saya, selalu ada buah dan sayur yang terbuang hanya karena bentuk mereka dianggap jelek,” kata Figueiredo.

“Padahal, meski bentuknya tidak cantik, buah dan sayur itu masih bisa dimakan. Tapi mereka berakhir di tempat sampah.”

Berkat kerja kerasnya, kampanye Figueiredo telah menarik perhatian ribuan orang di media sosial. Akun Instagram @uglyfruitanveg saja sudah punya lebih dari 33 ribu pendukung. Sementara akun Facebook-nya disukai nyaris 15 ribu orang dan Twitter-nya punya 30 ribu pengikut.

Sebelumnya, Figueiredo merilis forum Zero Food Waste pada 2014 silam. Waktu itu, forumnya sukses mencuri perhatian chef kenamaan Jamie Olivier. Mereka berdua kemudian menggalang inisiatif mendistribusikan 5000 kotak makan siang gratis, yang dibuat dari limbah makanan.

Sejak itu, Figueiredo berusaha memperbesar aksinya dengan mengajak supermarket besar di Amerika Serikat, untuk menjual produk ‘buruk rupa’ yang selama ini tidak lolos seleksi hingga lantai penjualan. (cnn indonesia)

 

 

 

Liburan Long Weekend ke Thailand, Mampir ke 'Tuscany' di Khao Yai

Mustangfm.com, Jakarta - Tak perlu liburan ke Italia untuk melihat keindahan Tuscany. Di Thailand, ada Primo Plaza di Khao Yai yang mirip dengan Italia. Cocok untuk long weekend!

Sulit untuk tidak narsis di tempat ini. Setiap sudutnya menarik pengunjung untuk mengangkat kamera, menyunggingkan senyum dan sedikit memicingkan mata. Jepret! Mau berfoto di atas tumpukan jerami bisa, mau berfoto dengan sepeda yang dihiasi bunga-bunga bisa, atau berselfie di bawah jendela bergaya Tuscany juga bisa.

Kompleks Primo Piazza dibangun terinspirasi dari desa tua di Tuscany, Italia. Dinding-dinding bangunannya dicat dengan warna mirip batu bata. Sebagian lagi dibangun menggunakan batu bata ekspos. Di tengah kompleks yang dimiliki Surachai Chetchotisak itu, juga dibangun air mancur dan sumur mirip sumur Montepulciano di Tuscany. (nsa/detiktravel)

 

Kreatifood 2016, Ajang Kreatifitas Pengusaha Kuliner Indonesia

 

Mustangfm.com, Jakarta – Industri kuliner Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa besar, karena itu, sebagai industri kretif,  sudah seharusnya kuliner Indonesia juga dapat lebih di kenal di luar negeri.

Terkait hal ini, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia menyelenggarakan Kreatifood 2016 yang akan digelar pada 10-11 Desember 2016 di Plaza Selatan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

“Ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai macam kuliner khas Indonesia kepada masyarakat,” kata Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia Ricky Persik kepada pers di Jakarta, Rabu (7/12).

Menurut Ricky, kuliner Indonesia memiliki ciri khas dan potensi yang sangat luar biasa. Tidak hanya itu, kuliner Indonesia saat ini menjadi industri kreatif yang berkembang pesat dan tidak terlepas dari perkembangan pariwisata nasional yang juga tumbuh dengan pesat.

“Kegiatan makan-makan sambil jalan-jalan, katanya, saat ini sudah menjadi daya tarik tersendiri untuk dunia pariwisata di Indonesia, mengingat setiap ada lokasi wisata pasti di sana juga pasti ada karakter kuliner tersendiri. Ini yang menjadikan kuliner sebagai pendorng ekonomi yang kuat bagi masyarakat," katanya.

Dijelaskan, Bekraf terus mendukung upaya sektor kuliner untuk bisa makin dikenal di kancah internasional dengan menyediakan fasilitas seperti pelatihan bisnis, akses permodalan, dan pendampingan pendirian usaha. Bekraf juga berpartisipasi aktif mempromosikan kuliner Indonesia yang sangat beragam baik dalam dan luar negeri.

Direktur Pemasaran Dalam Negeri Bekraf Sappe Sirait, menambahkan, akan ada 60 booth yang menyajikan berbagai jenis masakan khas Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke.

Akan ada juga kompetisi kuliner, food  demo oleh selebrity cheef, talkshow pelaku industri kretif di bidang kuliner dan juga akan hadir para legenda kuliner Indonesia seperti Sate Pang Ajo Ramon, Nasi Uduk Kampung Melayu, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih dan lain – lain. (rah)

 

Subscribe to this RSS feed